Sensasi Pemusatan Pikiran

Sebagian dari Anda mungkin sudah terbiasa dan terlatih dalam mengolah konsentrasi fikiran untuk difokuskan pada salah satu objek untuk tujuan tertentu. Namun bagi kebanyakan orang, hal tersebut bukanlah perkara yang mudah, terlebih memfokuskan pikiran pada bagian tubuh tertentu untuk mengurangi rasa nyeri misalnya. Bagi para praktisi yang mengkhususkan diri pada pengolahan pikiran tersebut sependapat bahwa jika kita dapat mengkonsentrasikan pikiran, bahwa banyak hal yang dapat dilakukan diluar perkiraan.

Bagi saya pribadi yang memang awam dalam pemusatan konsentrasi pikiran, pernah juga mengalami hal yang diluar dugaan ketika berusaha dengan susah payah dan berhasil memusatkan pikiran untuk mengatasi rasa nyeri pada bagian tubuh. Dan sensasinya memang sangat luar biasa sekali.

Ketika itu saya didera sakit gigi yang tak kunjung reda setelah beberapa hari. Kadang rasa sakit itu sangat menyiksa karena sakitnya hingga meliputi seluruh bagian kepala. Dalam kondisi yang sangat nyeri, saya hanya bisa pasrah ketika obat-obatan tertentu sudah saya coba dan tidak kunjung meredakan rasa sakit. Dalam keadaan pasrah tersebut saya pejamkan mata dan mencoba untuk mengkonsentrasikan pikiran sambil mengatur napas secara teratur. Tubuh saya upayakan serileks mungkin sambil tiduran di atas kasur.

Pada percobaan memusatkan konsentrasi tersebut, yang ada dalam pikiran saya hanya satu titik, yakni nyeri pada gusi dan gigi. Sambil terus berdoa, helaan napas demi helaan napas membantu memusatkan konsentrasi dan sambil terus memikirkan bahwa tidak ada rasa sakit pada gusi, rasa sakit yang ada harus hilang. Itulah cara saya berusaha memusatkan konsentrasi mengatasi rasa nyeri pada gusi dan gigi, hingga akhirnya keadaan yang tidak diduga mulai saya rasakan.

Perlahan tapi pasti, gusi yang terasa sakit mulai terasa seperti ada selaput tipis yang menyelubungi, dan perlahan selaput tersebut mulai terkelupas seiring dengan hembusan-hembusan napas yang saya keluarkan secara teratur dan perlahan. Dan akhirnya, sangat menakjubkan sekali, ketika selaput yang menyelimuti gusi dan gigi itu saya rasakan telah terkelupas semua, rasa sakit pun hilang entah kemana. Dalam terpejam, saya tertegun hingga beberapa saat untuk memastikan bahwa rasa sakit itu telah tiada. Akhirnya saya membuka mata secara perlahan, dan menghampiri cermin lalu membuka mulut dan memeriksa gusi dan gigi, sambil dalam keadaan tidak percaya, saya terus menerus menggerakan rahang mengcari hilangnya rasa sakit itu….

Sensasinya sangat luar biasa sekali….!!!

Subhanallah Walhamdulillah…

Oleh : Husnul Yakin Ali

Posted on April 8, 2012, in 8. Lain-Lain and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. pertamaxxx🙂
    manteb gaan perlu d coba

  2. Pasukan khusus berlatih menikimati rasa sakit, sehingga sakit menjadi sekedar pertanda hidup tapi diharapkan ketika cedera parah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: