Badai Kontroversi

Kugenggam seikat rose di kananku…
Kugenggam sepucuk pistol di kiriku…

Semua berusaha kupertahankan pada posisi semestinya
Hingga badai itu datang menerpaku…
Dirikupun berusaha untuk mulai mencari pegangan
Berusaha untuk memperhatikan pijakan…

Hingga tak terasa….

Kugenggam rose di kiriku…
Kugenggam pistol di kananku….

Hingga badai itu memudar…
Kulihat sekelilingku berpasang mata memandang
Aku berusaha untuk mengingat keadaan sekelilingku…
Hingga kulihat beberapa jasad bersimbah darah…

Apa yang telah terjadi?….

Seharusnya badai itu tak mesti terjadi
Seandainya berpasang mata dapat berkaca pada badai dahulu…
Dan di sana telah kupertaruhkan jiwa dan ragaku untuk menghalaunya…
Agar berpasang mata itu dapat menikmati cerahnya awan… dan birunya langit…

Sementara berpasang mata menatap sinis terhadapku…
Aku berlalu tanpa sepatah kata

Dengan…

Pistol di kananku
Rose di kiriku….

Badai itupun masih bergulung diantara berpasang mata
Dan semakin menggumpal membawa awan kelam….

Original me

Posted on Mei 15, 2011, in 1. Curahan Hati. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: