Apa-apaan ini? sejak kapan saya mengingkari keberadaan Tuhan? makhluk durhaka macam apa saya ini? apakah saya sudah menjadi-jadi dalam menuhankan akal sehingga begitu berani mengingkari keberadaan Tuhan? Bukankah Dia Maha Awal dan Dia Maha Akhir?
Di sini sebetulnya saya ingin mengajak Anda sekalian umat muslim untuk tidak tergesa-gesa dalam melihat permasalahan sehingga tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, yang akhirnya kita tidak cerdas dan jernih dalam menilai segala sesuatu berdasarkan perspektif semu, dan mengajak anda supaya menjadi insan yang tidak tempramental dan tidak gampangan menuduh seseorang kafir atau tersesat, karena tebal atau tipisnya iman seseorang tidak dinilai dari seberapa banyak ia mengkafirkan atau menuduh kafir seseorang tanpa sebuah fakta yang kuat.
Saya katakan bahwa “tidak ada Tuhan sebelum tercipta makhluk”, karena Tuhan hanyalah istilah, Tuhan hanya ungkapan yang diucapkan seorang hamba kepada sesuatu yang dianggapnya Maha, Maha Mencipta, Maha Awal, Maha Akhir, Maha Kuasa, dan Maha-Maha lainnya. Kalau seandainya tidak ada makhluk, atau katakanlah Tuhan tidak pernah menciptakan makhluk apapun di semesta ini, lantas, siapa yang akan memanggil-Nya Tuhan? Siapa? Sangat tidak logis jika Tuhan memanggil dirinya sendiri Tuhan.
Terus dengan begitu? Ya dengan begitu Tuhan tidak pernah ada sebelum tercipta makhluk, yang ada hanyalah Dzat-Nya yang Maha Ada. Sekali lagi supaya anda tidak tersesat, yang ada hanyalah Dzat-Nya yang Maha Ada dan kekal selamanya, tidak pernah bergantung kepada sesuatu Dzat apapun. Dialah Dzat yang Kekal, Maha Awal dan Maha Akhir.
Wallahu a’lam bishowab
Oleh : Husnul Yakin Ali
Subhanallah atas buh pemikiran anda sangat baik untuk diterima
hahahahaha…..
da2 z ne nak ea..
saya kurang yakin ma kata2 kek gne.
bkan kah tuhan emg dah da sblom da nya makluk..
klaw kata2 kek gto brarti sma dgn manusia doong.
tidak ada ayah sblom ada anak.
tp allah tdak bleh d sma kan dgn manusia.