Husnul Yakin Ali


Penjahat perang abad ini
December 2, 2008, 11:52 pm
Filed under: Posting Bebas | Tags: , , , ,

03203317_100Pada 20 Maret 2003, Presiden Amerika Serikat ke-43 George W. Bush melancarkan agresi militernya ke Irak. Agresi militer tersebut dilancarkan dengan alasan bahwa di Irak disebutkan terdapat senjata pemusnah massal. Informasi mengenai adanya senjata pemusnah massal tersebut diperoleh dari badan intelijen Amerika. Bush mengakui bahwa kekhawatiran mengenai senjata pemusnah massal tersebut tidak hanya dialami oleh dirinya, tapi juga anggota kongres dan pemimpin dunia lainnya.

Namun, setelah rezim Saddan Hussein digulingkan dan lebih dari 4.299 prajurit AS tewas di irak, berita tentang senjata pemusnah massal tersebut sama sekali tidak terbukti.

Kini, setelah kurun waktu lima tahun, dan 2 bulan menjelang sisa kepemimpinannya di As, Bush mengakui secara terbuka bahwa kegagalan intelijen mengenai Irak adalah ‘penyesalan terbesarnya’ selama delapan tahun pemerintahannya, demikian wawancara TV yang disiarkan Senin waktu setempat.

“Penyesalan terbesar selama masa jabatan presiden ialah kegagalan intelijen di Irak,” kata Bush kepada ABC TV. “Saya sebenarnya berharap hasil intelijen berbeda … .”

Penyesalan, patutkah kata itu diucapkan dengan ringan sementara sudah lebih dari 5000 atau mungkin 10000 lebih korban di Irak bergelimpangan.

Dimanakan nyali para pemimpin dunia untuk mengadili orang yang suka mengadili pemimpin dunia lainnya ini dengan dalih yang tidak valid?


No Comments Yet so far
Leave a comment



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>